READ IT!!!!
Berikut pengakuan Dr. Suryadi dr RSCM Jakarta. Awalnya keluarga kami adalah keluarga penggemar mie, apalagi kebetulan saya dan istri saya bekerja. karena sibuk, maka mie instant menjadi pilihan utama makanan kami sekeluarga. Namun sejak kami menemukan BAHAN PLASTIK dalam mie instant tsb, kami langsung berhenti mengkonsumsinya. peenlitian lab FAkultas Kedokteran Univ. Indonesia membuktikan bahwa 100% atau seluruh sampel mie instant yg beredar dipasaran mengandung BAHAN PLASTIK yg tentunya sgt berbahaya bagi pencernaan.
Dr Hasan Budiman, kepala Lab. Fakultas KEdokteran UI menyatakan bahwa salam seluruh sampel yg diambilnya dipasar swalayan, toko2 dan warung diwilayah DKI dan sekitarnya ditemukan bahan plastik yg tidak mungkin bisa dicerna dalam sistem pencernaan kita.
Luas diketahui bahwa plastik adalah bahan yang tidak mungkin terurai secara alamiah, dan mrpkn bahan yg sgt berbahaya untuk dikonsumsi.
Yg mengejutkan, bhn2 plastik tsb tidak berbeda dgn bahan plastik PEMBUAT ALAT KEPERLUAN RUMAH TANGGA!!!!! karena sifatnya yg tdk bisa diurai, maka plastik yg terlanjur dikonsumsi akan menetap dalam tubuh kita dan ciri2nya dapat diketahui secara langsung.
Dalam beberapa kasus, wajah para penderita yang terlalu banyak mengkonsumsi mie instant yg mengandung plastik dilaporkan makin mirip dengan ember plastik, walaupun ada juga yang mirip dengan gayung...
Bahkan sudah sering kita dengar ssorg menanggapi pertanyaan dr temannya dengan kata"emm berr..."
Jumlah plastik yg ditemukan dalam mie instant tsb sangat beragam, mulai dari 2 sampai dengan 5 plastik perkemasan. namun umumnya plastik2 tsb ditemukan dalam ukuran relatif kecil, dilengkapi dengan tulisan diatasnya, misalnya"Bumbu, Saus Cabe, Minyak Sayur" dan sebagainya :))
